Nachzehrer

Nachzehrer
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Nachzehrer adalah mayat hidup dalam cerita rakyat Jerman yang dari dalam kuburnya menyedot daya hidup kerabat dan tetangganya, kerap dengan mengunyah kain kafannya.

The Nachzehrer is a revenant of German folklore that, from inside its grave, drains the life of its relatives and neighbours, often by chewing its own shroud.

Kisah dan tradisi

Dalam cerita rakyat Jerman, Nachzehrer (harfiah "pemakan sesudah", juga Nachtzehrer, "pemakan malam") adalah sejenis Wiedergänger atau mayat hidup yang diyakini dapat menyeret orang hidup menyusulnya ke dalam kematian, entah karena dengki atau karena ingin dekat dengan orang yang dicintainya. Kata ini mulai dipakai pada abad ke-19, tetapi kepercayaannya jauh lebih tua. Kepercayaan ini dulu umum terutama di Mark, dan berbeda dari anggapan lama para ahli folklor, sebarannya tidak terbatas pada wilayah timur dan timur laut Jerman, tetapi sampai ke Rheinland. Nachzehrer berkerabat dekat dengan vampir. Tanda yang sangat umum ialah kain kafan dan pakaian yang dimakannya sendiri, dan bahayanya dianggap paling besar bila orang hidup memberi jenazah barang miliknya sebagai bekal kubur. Menurut tradisi, berbeda dari vampir yang harus meninggalkan kubur, Nachzehrer berbaring atau duduk di bawah tanah sambil menyedot daya hidup orang yang ditinggalkannya. Untuk mencegahnya, benda logam seperti gunting atau paku diletakkan di dadanya, dan kacang kering atau kerikil dituang ke peti, karena ia harus menghitungnya lebih dulu dan tak bisa melewati angka dua.

In German folklore the Nachzehrer (literally 'after-consumer', also Nachtzehrer, 'night-consumer') is a kind of Wiedergänger or revenant believed able to drag the living after it into death, whether from malice or a wish to be near its loved ones. The word came into use in the 19th century, but the belief is several centuries older. The term was once common especially in the Mark, and contrary to an older folklorists' view the belief was not confined to Germany's east and north-east but reached the Rhineland. The Nachzehrer is closely related to the vampire. A very common sign was a shroud and clothing it had eaten itself, and the danger was thought greatest if the living had given the dead their own belongings as grave goods. According to tradition, unlike a vampire that must leave its grave, the Nachzehrer lies or sits underground draining the life-force of those it left behind. To prevent this, metal objects such as scissors or nails laid on its chest, and dried pulses or pebbles poured into the coffin, since it had to count them first and could never get past two.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Jerman
Kawasan / Region
Eropa
Klasifikasi / Classification
Undead
Habitat
Graveyard

Nama lain / Alternate names

Nachtzehrer

Tahukah kamu? / Did you know?

Keluarga jenazah kerap menuang kacang kering ke dalam peti, sebab Nachzehrer konon harus menghitungnya dan tak pernah bisa melewati angka dua.

Families often poured dried peas into the coffin, since the Nachzehrer supposedly had to count them and could never get past two.

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan