Feldgeister

Feldgeister
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Feldgeister ("roh ladang") atau Korndämonen ("setan gandum") adalah roh-roh pertanian dalam cerita rakyat Jerman yang menghuni ladang gandum, berwujud hewan atau manusia.

Feldgeister ('field spirits') or Korndämonen ('corn demons') are agricultural spirits of German folklore who inhabit the grain fields in animal or human form.

Kisah dan tradisi

Feldgeister atau Korndämonen adalah roh gandum dalam cerita rakyat Jerman, dan sering juga roh angin yang mendatangkan kilat dan hujan. Istilah Korndämonen diperkenalkan Wilhelm Mannhardt sebagai sebutan kolektif bagi makhluk gaib di ladang gandum atau tanaman lain seperti rami, kacang, dan opium; menurut artikel bahasa Jerman, sebutan "Korngeist" sebenarnya lebih tepat. Feldgeister dikenal dalam banyak bentuk, ada yang berwujud hewan seperti serigala gandum (Roggenwolf), anjing, kucing, babi, kambing, dan ayam jantan, ada pula yang berwujud manusia seperti Roggenmuhme, Hafermann, dan Kornkind. Banyak di antaranya ditakuti karena mencuri atau menyakiti anak-anak; kehadiran setan gandum terlihat pada gandum yang bergelombang, seperti dalam ungkapan "Ibu Gandum ada di ladang". Saat panen, roh-roh itu lari makin dalam ke ladang menghindari para penyabit dan akhirnya terperangkap di batang gandum terakhir. Ia lalu dibunuh dengan dipotong atau diirik, atau dibawa ke desa dengan upacara dalam wujud boneka gandum; bulir terakhir dan buah pohon sering ditinggalkan sebagai persembahan. Sentuhan langsung dengan roh ladang menyebabkan sakit. Korndämonen dianggap berasal dari dewa-dewa tumbuhan bangsa petani yang dahulu dipuja untuk melindungi tanaman. Seiring waktu makna aslinya hilang dan mereka didemonisasi, menjadi sosok menakutkan yang mencegah anak-anak memasuki dan merusak ladang yang sedang matang. Konsep roh gandum dipopulerkan pada awal abad ke-20 oleh antropolog Inggris James Frazer.

Feldgeister or Korndämonen are corn spirits of German folklore, and often also wind spirits that bring lightning and rain. The term Korndämonen was coined by Wilhelm Mannhardt as a collective name for supernatural beings in grain fields or other crops such as flax, beans and poppies; the German article notes that 'Korngeist' would really be the better label. Feldgeister come in many shapes: animal forms such as the rye wolf (Roggenwolf), dogs, cats, pigs, goats and roosters, and human forms such as the Roggenmuhme, the Hafermann and the Kornkind. Many are feared for stealing or harming children; a corn demon's presence is seen in the waving of the grain, as in the saying 'the Corn Mother is in the field'. At harvest the spirits flee deeper into the field away from the mowers and are finally trapped in the last stalks. The spirit is then killed by cutting or threshing, or carried ceremonially to the village as a corn doll; the last ears and tree fruits are often left as an offering. Direct contact with a field spirit brings illness. Korndämonen are thought to stem from the vegetation gods of farming peoples, once worshipped to protect the crops. Over time their original meaning faded and they were demonised into bogeys that kept children from entering and trampling the ripening fields. The idea of the corn spirit was popularised in the early 20th century by the British anthropologist James Frazer.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Jerman
Kawasan / Region
Eropa
Klasifikasi / Classification
Spirit
Habitat
Fields
Kemampuan / Abilities
Beragam wujud, Angin dan cuaca

Nama lain / Alternate names

Feldgeist, Korndämonen, Polní duch

Tahukah kamu? / Did you know?

Menurut kepercayaan rakyat, roh ladang terperangkap di batang gandum terakhir yang dipanen, lalu dibawa ke desa dalam wujud boneka gandum.

Folk belief held that the field spirit was trapped in the last stalks harvested and carried to the village as a corn doll.

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan