Myling

Myling
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Myling adalah arwah anak yang dibunuh dan tidak dikuburkan dengan layak dalam cerita rakyat Skandinavia, yang meminta dibawa ke tanah suci pemakaman.

In Scandinavian folklore a myling is the ghost of a murdered child left unburied, who demands to be carried to consecrated ground.

Kisah dan tradisi

Dalam cerita rakyat Skandinavia, mylingar adalah penjelmaan arwah anak-anak yang terpaksa berkeliaran di bumi sampai mereka dapat membujuk seseorang untuk menguburkan mereka dengan layak. Menurut kepercayaan rakyat Swedia, myling adalah mayat hidup bayi yang belum dibaptis, dibunuh dan disembunyikan ibunya; kadang bayi itu bahkan dikubur di bawah lantai kayu pondok untuk menutupi kelahiran yang tak diinginkan. Myling, yang dikenal juga sebagai utburd di Norwegia, útburður di Islandia, serta ihtiriekko dan liekkiö di Finlandia, konon mengejar pengembara yang sendirian di malam hari dan melompat ke punggung mereka, meminta dibawa ke pemakaman. Ia makin berat saat mendekati pemakaman sampai pembawanya bisa terbenam ke tanah, dan bila orang itu gagal mencapai pemakaman, myling membunuhnya dengan murka. Nyanyiannya di malam hari dapat membongkar kejahatan sang ibu. Myling dapat ditolong dengan memberinya nama, misalnya bila ia berseru "beri aku nama!", atau dengan menemukan jasadnya dan menguburkannya di tanah suci pemakaman. Kata myling berasal dari bahasa Swedia myrding atau mörding, dari bahasa Swedia Kuno myrða, "membunuh", sehingga berarti "yang dibunuh"; kata ini tercatat dalam bahasa Swedia sejak 1647. Keyakinan bahwa myling murka dan menuntut balas membuatnya dianggap salah satu jenis hantu paling mengancam dalam cerita rakyat Skandinavia.

In Scandinavian folklore mylingar are the ghostly forms of children's souls forced to wander the earth until they can persuade someone to bury them properly. In Swedish folk belief a myling is the revenant of an unbaptised newborn murdered and hidden by its mother, sometimes even buried under the wooden floor of the cottage to conceal the unwanted birth. The myling, also called utburd in Norwegian, útburður in Icelandic and ihtiriekko or liekkiö in Finnish, reportedly pursues people walking alone after dark, leaps onto their backs and insists on being taken to the graveyard. It grows heavier as the graveyard nears until its bearer may sink into the soil, and if the person fails to reach the cemetery, the myling kills them in rage. Its singing at night can reveal the mother's crime. A myling can be helped by giving it a name, for instance when it cries 'give me a name!', or by finding its body and burying it in hallowed ground. The word myling comes from Swedish myrding or mörding, from Old Swedish myrða, 'to murder', and so means 'the murdered one'; it is attested in Swedish since 1647. The belief that mylingar are enraged and vengeful made them one of the most menacing kinds of ghost in Scandinavian folklore.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Skandinavia
Kawasan / Region
Eropa
Klasifikasi / Classification
Undead
Habitat
Graveyard
Kemampuan / Abilities
Bertambah berat

Nama lain / Alternate names

Utburd, Útburður, Ihtiriekko, Myrding

Tahukah kamu? / Did you know?

Menurut cerita rakyat, myling dapat diselamatkan dengan menjawab permintaannya "beri aku nama!" dengan menyerahkan nama sendiri.

In folk tradition a myling can be saved by answering its cry 'give me a name!' with one's own name.

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan