Ayakashi (yōkai)

アヤカシ

Ayakashi (yōkai)
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Ayakashi adalah sebutan bagi yōkai yang muncul di atas permukaan air; di berbagai daerah Jepang istilah ini dipakai untuk cahaya hantu, arwah orang yang mati di laut, atau ular laut raksasa.

Ayakashi is a catch-all name for yōkai seen over the surface of water; depending on the region it can mean ghost lights, spirits of people lost at sea, or a giant sea serpent.

Kisah dan tradisi

Ayakashi adalah sebutan kolektif bagi yōkai yang muncul di atas permukaan air. Menurut penulis Zack Davisson, dalam pemakaian paling dasar istilah ini dapat diterjemahkan sebagai "fenomena aneh di laut", dan ditulis dengan hiragana atau katakana sehingga tulisannya tidak memberi petunjuk makna. Maknanya berbeda-beda menurut daerah. Di Prefektur Nagasaki, cahaya hantu di atas air disebut ayakashi, dan di Pulau Tsushima cahaya itu konon tampak seperti anak kecil berjalan di tengah api. Di Prefektur Yamaguchi dan Saga, nama itu juga dipakai untuk funa yūrei. Di Jepang barat, sebagian kisah menyebut ayakashi sebagai arwah pendendam orang yang mati di laut yang ingin menambah jumlah mereka. Gambaran ayakashi yang paling terkenal adalah ular laut raksasa dalam karya Toriyama Sekien, yang mungkin sebenarnya ikuchi. Keterangan yang dikutip untuk gambar itu menyebut binatang sebesar itu meneteskan minyak. Sumber lain mencatat sebutan ayakashi untuk ikan remora yang menempel di perahu dan, dalam buku tahun 1918, untuk makhluk mirip gurita raksasa. Dalam teater Noh, ayakashi adalah nama topeng laki-laki untuk hantu atau dewa yang ganas, jadi pemakaiannya di sana berbeda dari istilah untuk fenomena laut.

Ayakashi is a collective name for yōkai that show themselves over a body of water. According to the writer Zack Davisson, in its most basic usage the term can be translated as "strange phenomenon of the sea," and it is written in hiragana or katakana, so the writing gives no hint of its meaning. Its meaning varies by region. In Nagasaki Prefecture, ghost lights over water are called ayakashi, and on Tsushima Island they are said to resemble a child walking through flames. In Yamaguchi and Saga prefectures the name is also used for funa yūrei. In western Japan, some accounts say ayakashi are the vengeful spirits of those who died at sea who want to add to their number. The most famous depiction of ayakashi is the large sea serpent in the work of Toriyama Sekien, which may actually be an ikuchi. The text quoted for that picture says the beast drips oil. Other sources record the name ayakashi for the sharksucker that sticks to boats and, in a 1918 book, for a creature like an enormous octopus. In Noh theater, ayakashi is the name of a male mask for a ghost or violent god, so its use there differs from the term for sea phenomena.

Fakta utama

Budaya / Culture
Folklor & Mitologi Jepang
Kawasan / Region
Asia Timur
Negara / Country
Japan
Klasifikasi / Classification
Yokai
Habitat
Water

Nama lain / Alternate names

アヤカシ, あやかし

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan