Ameonna

Ringkasan
Ameonna adalah sosok “perempuan hujan” dalam gambar yōkai Sekien yang berkaitan dengan kisah dewi awan dan hujan.
Ameonna is a “rain woman” in Sekien’s yōkai art, linked to a tale of a cloud-and-rain goddess.
Kisah dan tradisi
Ameonna berarti “perempuan hujan”. Dalam Konjaku Hyakki Shūi, Toriyama Sekien menggambarkannya berdiri di bawah hujan sambil menjilat tangannya. Keterangan yang menyertai gambar merujuk kisah perempuan ilahi Gunung Wu yang berubah menjadi awan pada pagi hari dan hujan pada petang hari. Sekien mengajukan perbandingan dengan sosok itu, bukan uraian tentang riwayat hidup atau kekuatan tetap ameonna. Kisah awan pagi dan hujan petang berasal dari cerita dalam puisi Gaotang Fu yang dikaitkan dengan Song Yu. Penggunaan modern kata ameonna juga dapat berarti seseorang yang dianggap selalu membawa hujan ke acara penting; ini adalah sebutan bagi manusia, bukan kemunculan makhluk pada gambar Sekien. Ada pula kisah tentang perempuan di wilayah Shimoina yang disebut Ameonba dan muncul pada malam hujan. Nama serta cerita setempat itu perlu dibedakan dari gambar Sekien.
Ameonna means “rain woman.” In Konjaku Hyakki Shūi, Toriyama Sekien portrays her standing in rain and licking her hand. The caption refers to a divine woman of Mount Wu who becomes a cloud in the morning and rain in the evening. Sekien suggests a resemblance, rather than giving a life story or fixed list of powers for ameonna. The morning-cloud and evening-rain allusion comes from the Gaotang Fu associated with Song Yu. In modern usage, ameonna can also describe a person said to bring rain to important occasions; that is a label for a person, rather than an apparition in Sekien’s picture. Another account names a woman called Ameonba who appears on rainy nights in Shimoina. This local name and tale should be kept distinct from Sekien’s image.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Folklor & Mitologi Jepang
- Kawasan / Region
- Asia Timur
- Klasifikasi / Classification
- Yokai