Elemental

Elemental
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Elemental adalah makhluk gaib dari tradisi okultisme dan alkimia Renaisans, terutama Paracelsus, yang membaginya menjadi gnome, undine, sylph, dan salamander untuk empat unsur.

Elementals are supernatural beings of Renaissance occult and alchemical tradition, above all Paracelsus, who divided them into gnomes, undines, sylphs and salamanders for the four elements.

Kisah dan tradisi

Elemental adalah makhluk gaib yang dikembangkan dalam karya okultisme dan alkimia Renaisans, terutama oleh Paracelsus pada abad ke-16. Ia membaginya menjadi gnome (tanah), undine (air), sylph (udara), dan salamander (api) dalam bukunya yang terbit pada 1566, dan menganggap mereka makhluk di antara roh dan manusia: tak terlihat tetapi bertubuh, makan, tidur, dan berpakaian. Artikel bahasa Jerman menelusuri gagasan ini ke Neoplatonisme akhir zaman kuno dan menegaskan bahwa elemental adalah tokoh filsafat dan sastra, bukan cerita rakyat; Paracelsus sendiri tidak memakai istilah elemental. Le Comte de Gabalis (1670) membahas pernikahan dengan mereka, dan kini mereka muncul dalam esoterisme modern seperti antroposofi.

Elementals are supernatural beings developed in Renaissance occult and alchemical works, above all by Paracelsus in the 16th century. He divided them into gnomes (earth), undines (water), sylphs (air) and salamanders (fire) in his book printed in 1566, and saw them as between spirits and humans: invisible yet bodily, eating, sleeping and wearing clothes. The German article traces the idea to late-antique Neoplatonism and stresses that elementals are figures of philosophy and literature, not folklore; Paracelsus himself did not use the word elemental. Le Comte de Gabalis (1670) discusses marrying them, and today they appear in modern esotericism such as anthroposophy.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Eropa Abad Pertengahan
Kawasan / Region
Eropa
Klasifikasi / Classification
Spirit

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan