Half-elf

Ringkasan
Setengah-elf adalah makhluk mitologis atau fiktif yang lahir dari elf abadi dan manusia fana; asal-usulnya ada dalam mitologi Nordik, dengan contoh Skuld dan Högni.
Half-elves are beings of myth and fiction whose parents are an immortal elf and a mortal human; they go back to Norse mythology, where Skuld and Högni are examples.
Kisah dan tradisi
Setengah-elf adalah makhluk mitologis atau fiktif yang lahir dari elf yang abadi dan manusia yang fana. Mereka sering digambarkan sangat rupawan dan memiliki kekuatan gaib, kadang terbelah di antara dua dunia yang mereka huni. Makhluk ini dikenal luas di masa modern terutama lewat tulisan J. R. R. Tolkien tentang Dunia Tengah, tetapi berakar pada mitologi Nordik. Dalam mitologi Nordik, setengah-elf adalah keturunan elf dan manusia; contoh utamanya Skuld dan Högni. Högni adalah pahlawan dalam Thidreks saga yang lahir dari seorang ratu manusia setelah elf mendatanginya saat raja pergi. Skuld adalah putri Denmark dalam saga Hrólf Kraki, anak Raja Helgi dengan seorang perempuan elf yang ia bebaskan dari kutukan; nama Skuld berarti "apa yang harus kaulakukan". Sarjana Hilda Ellis menggambarkan Skuld sebagai tokoh jahat yang memakai sihir untuk membangkitkan pasukan melawan saudara tirinya, Hrólf; prajurit Skuld yang terbunuh terus bangkit kembali. Högni juga dipandang tokoh yang pada dasarnya bersifat iblis, dan Alexander Krappe menilai statusnya sebagai putra elf sesuai dengan peran itu. Dalam fiksi Tolkien, setengah-elf adalah anak Elf dan Manusia yang dapat memilih keabadian Elf atau kefanaan Manusia. Sejak dipopulerkan Tolkien, setengah-elf menjadi umum dalam permainan peran, misalnya Dungeons & Dragons, dan dalam fiksi fantasi pada umumnya.
Half-elves are beings of myth and fiction whose parents are an immortal elf and a mortal human. They are often portrayed as very beautiful and gifted with magic, sometimes torn between the two worlds they belong to. Today they are familiar above all from J. R. R. Tolkien's Middle-earth books, yet their roots lie in Norse mythology. In Norse mythology a half-elf is the child of an elf and a human; the main examples are Skuld and Högni. Högni, a hero of Thidreks saga, was born to a human queen whom an elf had visited during the king's absence. Skuld was a Danish princess in Hrólf Kraki's saga, daughter of King Helgi by an elf-woman he had freed from a curse; the name Skuld means 'what you should do'. The scholar Hilda Ellis describes Skuld as evil, using magic to raise an army against her half-brother Hrólf; Skuld's slain warriors kept rising again. Högni too is seen as essentially demonic, and Alexander Krappe considers his elf parentage to suit that role. In Tolkien's fiction half-elves are children of Elves and Men who can choose Elvish immortality or the mortal life of Men. Since Tolkien popularised them, half-elves have become common in role-playing games such as Dungeons & Dragons and in fantasy fiction generally.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Mitologi Nordik
- Kawasan / Region
- Eropa
- Klasifikasi / Classification
- Fairy
Nama lain / Alternate names
Semi-elfe