Naga Eropa European dragon
European dragon

Ringkasan
Naga Eropa adalah makhluk legendaris bersisik, bersayap kelelawar, dan penyembur api dari cerita rakyat Eropa, penjaga harta yang biasanya dibunuh seorang pahlawan.
The European dragon is a legendary scaly, bat-winged, fire-breathing creature of European folklore, a treasure guardian usually slain by a hero.
Kisah dan tradisi
Naga Eropa adalah makhluk legendaris dalam cerita rakyat dan mitologi Eropa. Sejak Abad Pertengahan Awal ia biasanya digambarkan besar, mirip kadal, bersisik, bertanduk, bersayap kulit seperti kelelawar, berekor panjang, dan menyemburkan api. Ia menjaga gua atau kastel penuh harta; naga jahat dilawan pahlawan, seperti Fáfnir yang dibunuh Sigurð dari lubang, sedangkan naga baik memberi nasihat. Kata dragon berasal dari bahasa Yunani drákōn, "yang menatap tajam"; pada masa Vergilius kata draco dan serpens bisa bermakna sama, dan istilah Jermanik worm atau wyrm juga berarti ular. Naga Romawi berkembang dari ular Yunani dan naga Timur Dekat; Python dan Hydra sebenarnya digambarkan sebagai ular. Naga berkaki dua disebut wyvern dan naga tak bersayap worm.
The European dragon is a legendary creature of European folklore and myth. Since the Early Middle Ages it has usually been shown as large, lizard-like, scaly, horned, with leathery bat wings, a long tail and fiery breath. It guards caves or castles full of treasure; evil dragons are fought by heroes, as Fáfnir was slain by Sigurð from a pit, while good ones give counsel. The word dragon comes from Greek drákōn, 'the staring one'; in Virgil's day draco and serpens could mean the same, and the Germanic worm or wyrm also means snake. Roman dragons grew from Greek serpents and Near Eastern dragons; Python and the Hydra were actually shown as serpents. Two-legged dragons are called wyverns and wingless ones worms.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Lintas budaya / belum dipetakan
- Kawasan / Region
- Eropa
- Klasifikasi / Classification
- Dragon
- Habitat
- Cave