Hathor

Ringkasan
Hathor adalah dewi Mesir kuno yang berkaitan dengan cinta dan sukacita, sering digambarkan sebagai sapi atau perempuan berciri sapi.
Hathor is an ancient Egyptian goddess of love and joy, often shown as a cow or a woman with bovine features.
Kisah dan tradisi
Hathor berkaitan dengan cinta, perayaan, dan kesehatan perempuan. Ia kerap digambarkan sebagai sapi atau perempuan berciri sapi. Nama Hathor diterangkan sebagai 'Wilayah Horus' atau 'Kuil Horus'. Dalam pemujaannya, sistrum dikaitkan dengan pengusiran kejahatan. Satu kisah Mesir menceritakan Hathor mengamuk dalam wujud Sekhmet. Setelah ia mabuk dan tertidur, ia bangun sebagai Hathor yang baik hati. Pusat pemujaannya berada di Dendera, tetapi penghormatannya tersebar di Mesir. Plak logam dari Deir el-Bahari menampilkan sapi bercakram matahari di antara tanduknya, bentuk umum Hathor. Sumber museum lain menyebutnya pelindung dan ibu susuan Horus bayi serta mengaitkannya dengan ritual papirus, sistrum, dan menat. Pada masa awal, Hathor juga dipuja sebagai sapi, terkadang dengan bintang di atasnya; karya lain memperlihatkannya muncul dari rumpun papirus. Dalam Kitab Sapi Surgawi, Ra memilih Hathor sebagai Mata Ra yang garang untuk menghukum manusia. Ia turun dalam amukan, membunuh semua orang yang ditemuinya, meruntuhkan kota, menghancurkan rumah, dan mencabut ladang serta kebun, hingga para dewa lain memperingatkan bahwa tak lama lagi tidak ada manusia yang tersisa. Ra kemudian menenangkannya dengan bir yang diwarnai merah; ia mabuk, tertidur, dan bangun sebagai Hathor yang murah hati. Selain sisi garang itu, sumber menyebut Hathor sebagai Dewi Ibu purba yang berkuasa atas langit, matahari, bulan, pertanian, kesuburan, dan kelahiran. Tujuh Hathor hadir saat seorang manusia lahir dan menetapkan nasibnya. Di dunia orang mati, perempuan yang dinilai layak mengambil rupa dan sifat Hathor, dan dalam sebuah kisah Periode Akhir ia memerintah dunia bawah serta menghukum mereka yang tidak adil.
Hathor is associated with love, celebration, and women's health. She is often shown as a cow or a woman with bovine features. Her name is explained as 'Domain of Horus' or 'Temple of Horus'. In her cult, the sistrum is associated with driving away evil. An Egyptian story describes Hathor raging as Sekhmet. After becoming drunk and falling asleep, she wakes as benevolent Hathor. Her cult center was Dendera, while her worship spread across Egypt. A metal plaque from Deir el-Bahari shows a cow with a sun disk between its horns, a common Hathor form. Another museum source names her protector and nurse of infant Horus and connects her to papyrus ritual, sistrum, and menat. Early worship also pictured Hathor as a cow, sometimes with stars above her; another work shows her emerging from a papyrus thicket. In the Book of the Heavenly Cow, Ra chooses Hathor as the violent Eye of Ra to punish humanity. She descends in a fury, killing everyone she finds, toppling cities, crushing homes and tearing up fields and gardens, until the other gods warn that soon no humans will be left. She is stopped with beer dyed red; she becomes drunk, falls asleep and wakes as the benevolent Hathor. Beyond this fierce side, the sources describe Hathor as the primordial Mother Goddess with power over the sky, the sun, the moon, agriculture, fertility and childbirth. The Seven Hathors were present at a person's birth and decreed their fate. Among the dead, women deemed worthy assumed Hathor's likeness and qualities, and in a Late Period story she rules the underworld and punishes the unjust.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Mitologi Mesir Kuno
- Kawasan / Region
- Afrika
- Klasifikasi / Classification
- Deity
- Kemampuan / Abilities
- Amukan penghancur (Mata Ra), Kelahiran, kelahiran kembali, dan nasib, Penguasa langit dan banyak ranah, Menghukum yang tidak adil di dunia bawah, Mengikat kekuatan jahat