Garuda
गरुड़

Ringkasan
Garuda adalah makhluk berwujud burung dalam mitologi Hindu dan Buddhis yang memiliki ciri gabungan rajawali dan manusia serta menjadi wahana Wisnu.
Garuda is a bird creature in Hindu and Buddhist mythology with mixed eagle and human features serving as the vehicle of Vishnu.
Kisah dan tradisi
Dalam mitologi Hindu, Garuda digambarkan memiliki tubuh dan lengan manusia dengan sayap, kepala, paruh, dan cakar burung rajawali. Tubuhnya berwarna emas, sayapnya merah, dan wajahnya putih. Di Kamboja, penggambaran Garuda tetap mempertahankan cakar besar dan paruh tajam dari burung pemangsa. Garuda adalah putra dari Kasyapa dan Vinata, dan memperoleh permusuhan abadi dengan para ular setelah perselisihan ibunya dengan Kadru. Menurut kisah mitologi Hindu, burung raksasa ini mencuri air kehidupan atau amrta dari para dewa untuk menebus kebebasan ibunya dari cengkeraman Kadru, hingga bertarung sengit melawan Dewa Indra yang kehilangan senjatanya. Dalam kitab Bhagavata Purana, Garuda bertarung melawan ular berkepala banyak bernama Kaliya yang menahan semua persembahan. Garuda menyerang Kaliya dengan sayapnya hingga Kaliya bersembunyi di Sungai Kalindi. Di sungai tersebut Kaliya aman karena resi Saubhari pernah mengutuk Garuda agar binasa jika memasuki air sungai tersebut. Di Indonesia dan Thailand, Garuda menjadi lambang negara, dengan jumlah bulu sayap 17, ekor 8, pangkal ekor 19, dan leher 45 melambangkan tanggal 17 Agustus 1945. Lambang ini juga dipakai maskapai Garuda Indonesia. Candi Kidal di Malang, Jawa Timur memuat relief Garudeya tentang pembebasan ibunya.
In Hindu mythology, Garuda traditionally has the torso and arms of a man with the wings, head, beak, and talons of an eagle. His body is gold, his wings are red, and his face is white. In Cambodia, depictions of Garuda retain the great talons and beak of a bird of prey. Garuda is the offspring of Kasyapa and Vinata, acquiring his enmity toward snakes after his mother's dispute with Kadru. In Hindu mythology, the giant bird stole the sacred amrta or water of life from the gods as ransom to free his mother from Kadru, battling Indra who lost his thunderbolt. In the Bhagavata Purana, Garuda fights the multi-headed snake Kaliya who withheld offerings. Garuda attacked Kaliya with his wings until Kaliya hid in a pool of the Kalindi River. Kaliya was safe there because sage Saubhari had cursed Garuda to expire if he ever entered its waters. In Indonesia and Thailand, Garuda serves as the national coat of arms, with feather counts representing 17 August 1945. The emblem is also used by Garuda Indonesia airline. Candi Kidal in Malang, East Java features Garudeya reliefs depicting his mother liberation.
Konteks budaya
Garuda melambangkan kelahiran dan surga serta dikaitkan dengan matahari dan api, sekaligus menjadi lambang negara di India, Indonesia, dan Thailand.
Garuda represents birth and heaven and is associated with the sun and fire, serving as a national symbol of India, Indonesia, and Thailand.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Tradisi Hindu
- Kawasan / Region
- Asia Selatan
- Negara / Country
- India, Indonesia, Thailand
- Klasifikasi / Classification
- Bird
- Habitat
- Sky
- Kemampuan / Abilities
- Terbang Perkasa, Kekuatan Luar Biasa
Nama lain / Alternate names
Garula, Khagesvara, Suparna, Suvarnakaya, Nagantaka, Garudeya
Tahukah kamu? / Did you know?
Garuda adalah lambang nasional dari tiga negara, yaitu India, Indonesia, dan Thailand.
Garuda is a national symbol of three countries: India, Indonesia, and Thailand.