Abaia

Abaia
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

Abaia adalah belut raksasa dan sakti dalam mitologi Melanesia yang hidup di dasar danau air tawar dan membela makhluk penghuni danau itu.

Abaia is a huge, magical eel in Melanesian mythology that lives at the bottom of freshwater lakes and defends the creatures living in them.

Kisah dan tradisi

Abaia adalah belut raksasa yang sakti dalam mitologi Melanesia. Menurut mitologi itu, ia sejenis belut besar yang tinggal di dasar danau air tawar di kepulauan Fiji, Solomon, dan Vanuatu. Makhluk ini dikatakan menganggap semua penghuni danau sebagai anaknya dan melindungi mereka dengan garang dari siapa pun yang mengganggu. Orang yang nekat menangkap ikan dari danau yang dihuninya konon langsung dihantam gelombang besar akibat hentakan ekornya. Versi lain menyebut Abaia mendatangkan badai hujan besar yang membanjiri daratan dan menenggelamkan orang yang mencelakai makhluk di rumahnya. Sebuah kisah yang dicatat dalam sebuah kajian akademik menceritakan seorang lelaki yang menemukan danau penuh ikan tanpa tahu ada belut sakti di dasarnya. Ia dan penduduk desanya menangkap banyak ikan, dan seorang perempuan bahkan sempat memegang Abaia sebelum belut itu lolos. Abaia marah, mendatangkan hujan lebat pada malam itu, dan semua orang tenggelam kecuali seorang perempuan tua yang tidak memakan ikan itu dan menyelamatkan diri di pohon. Pengarang kajian itu berpendapat bahwa kaitan ular dan belut dengan air bah dalam kisah-kisah tersebut sangat mengisyaratkan jenis mitos air bah yang beredar di sebagian Indonesia dan tampaknya dikenal pula di Kepulauan Cook.

Abaia is an enormous eel with magical powers in Melanesian mythology. The mythology places it in the depths of freshwater lakes in the Fiji, Solomon and Vanuatu islands. It is said to regard every creature in its lake as its child and to guard them fiercely against anyone who harms or disturbs them. Anyone rash enough to fish in a lake where it lives is said to be struck at once by a big wave from the lashing of its strong tail. A second version says the Abaia brings on a heavy rainstorm that floods the land and drowns whoever hurt a creature living in its home. A tale preserved in an academic study tells of a man who found a lake teeming with fish, unaware that a magic eel lived below. He and his fellow villagers caught many fish, and one woman even grabbed the Abaia, though it slipped away. Furious, the Abaia sent heavy rain that night and the lake rose; everyone drowned apart from one old woman, who had not eaten the fish and climbed into a tree. The author of that study argues that linking snakes and eels to the flood in tales like this points strongly to a kind of flood myth found in parts of Indonesia and, it seems, in the Cook Group too.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Melanesia
Kawasan / Region
Oseania
Negara / Country
Fiji, Solomon Islands, Vanuatu
Klasifikasi / Classification
Aquatic
Habitat
Water
Kemampuan / Abilities
Kesaktian, Mendatangkan hujan dan banjir, Gelombang dari ekornya

Tahukah kamu? / Did you know?

Dalam satu kisah, satu-satunya yang selamat dari amukan Abaia adalah seorang perempuan tua yang tidak memakan ikan danau dan memanjat pohon.

In one tale the only person to survive Abaia's anger was an old woman who had not eaten of the lake's fish and who saved herself in a tree.

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan