Nihang
Nihang (mythology)

Ringkasan
Nihang adalah naga air bersurai emas dalam mitologi Chitrali di Pakistan barat laut. Kisah terkenalnya menceritakan naga danau di Mastuj yang dibunuh seorang pemberani dengan pedang beracun bergagang ganda.
The Nihang is a golden-maned water dragon of Chitrali mythology in northwestern Pakistan. Its best-known tale tells of a lake dragon at Mastuj slain by a brave man with a poisoned, double-hilted sword.
Kisah dan tradisi
Nihang adalah naga air dalam mitologi Chitrali di Pakistan barat laut. Namanya diturunkan dari kata Persia nahang, yang berarti buaya tetapi juga dipakai untuk aneka makhluk laut. Makhluk ini dibayangkan sebagai ular bersayap yang sangat besar, bersisik, dan bersurai emas. Menurut artikel kedua, ciri tubuhnya mengingatkan pada naga Asia Timur: surai tebal seperti bulu, hidup di air, dan badan panjang ramping menyerupai ular. Bedanya, Nihang dipandang sebagai makhluk jahat yang menebar teror di sekitarnya. Penulis yang sama menilai kepercayaan pada makhluk penghuni danau sudah tua di pegunungan Hindu Kush. Kisah paling terkenal terjadi di Mastuj. Dahulu sungai di sana membentuk danau besar di bawah kota, tempat seekor naga raksasa memangsa ikan, hewan, dan akhirnya manusia. Naga itu kebal senjata dan panah tidak dapat menjangkaunya dari jauh. Seorang pemberani lalu memesan pedang panjang bergagang di kedua ujung dan melumuri matanya dengan racun. Saat naga menyedotnya ke dalam mulut, bilah itu membelah rahangnya dan racun menyelesaikan sisanya. Ia membawa pulang seikat rambut emas dari surai naga ke istana. Danau itu kini lenyap, tetapi tempatnya masih bernama Nahangu Chhat, yang dalam bahasa Khowar berarti Danau Naga.
The Nihang is a water dragon of Chitrali mythology in northwestern Pakistan. Its name comes from the Persian word nahang, meaning crocodile but also applied to assorted sea creatures. It is imagined as a very large, scaly winged serpent with a golden mane. According to the second source, its body recalls East Asian dragons: a thick fur-like mane, a watery home and a long slender snake-like body. Unlike them, however, the Nihang is seen as a malevolent creature spreading terror around it. The same author considers belief in lake-dwelling beings to be old in the Hindu Kush mountains. The best-known tale is set in Mastuj. Long ago the river there formed a large lake below the town, where a giant dragon preyed on fish, animals and eventually people. It could not be harmed by weapons, and arrows could not reach it from afar. A brave man then had a long sword made with a hilt at each end and poisoned its edge. When the dragon drew him into its mouth, the blade split its jaws and the poison did the rest. He carried a golden lock of the dragon's mane back to the palace. The lake has since vanished, yet the spot is still named Nahangu Chhat, meaning The Dragon's Lake in Khowar.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Tradisi Pakistan
- Kawasan / Region
- Asia Selatan
- Negara / Country
- Pakistan
- Klasifikasi / Classification
- Dragon
- Habitat
- Water
Tahukah kamu? / Did you know?
Danau tempat naga Mastuj tinggal sudah hilang, tetapi lokasinya masih dinamai Nahangu Chhat, Danau Naga.
The lake of the Mastuj dragon is gone, but the site is still named Nahangu Chhat, The Dragon's Lake.