İsa-Musa quşu

İsa-Musa quşu
Ilustrasi editorial · interpretasi artistik AI

Ringkasan

İsa-Musa quşu adalah mitos dari Azerbaijan tentang dua saudara yang kehilangan sapi jantan yang digembalakannya, menjadi burung, dan terus mencari sambil saling bertanya apakah hewan itu sudah ditemukan.

The İsa-Musa bird is a myth from Azerbaijan about two brothers who lose the oxen they were herding, become birds, and keep searching while asking each other whether the animals have been found.

Kisah dan tradisi

Menurut artikel pertama, İsa-Musa quşu, yang juga disebut İsaq-Musaq quşu, adalah mitos yang berkaitan dengan burung hantu kecil hutan dan tersebar di kalangan orang Azerbaijan. Mitos ini juga punya versi untuk burung anadil dan untuk burung Yapalaq. Dalam kisah utamanya, dua saudara bernama İsa dan Musa tertidur ketika menggembalakan sapi jantan di padang. Saat terbangun, mereka tidak menemukan hewan-hewan itu. Karena takut kepada majikan yang kejam, mereka memohon kepada Allah agar diubah menjadi burung. Sejak itu keduanya mencari sapi jantan di padang dan saling bertanya apakah sudah ditemukan. Sumber lain mencatat versi berbeda. Menurut satu riwayat, burung-burung itu mencari İsa dan Musa peyğəmbər dan memanggil kedua nama itu dari senja sampai fajar. Dalam teks yang dikutip artikel jurnal, kedua pemuda memohon kepada Allah agar mengirim seekor burung, dan Allah mengirim seekor burung kepada mereka. Ungkapan İsa-Musa quşu dipakai secara kiasan untuk orang-orang yang saling mencari. S.Neklyudov menafsirkan perubahan wujud semacam ini sebagai pantulan ruh pada berbagai makhluk, sedangkan artikel jurnal menyebut bahwa pergantian wujud terjadi untuk melewati suatu batas tertentu.

According to the first article, the İsa-Musa bird, also called the İsaq-Musaq bird, is a myth connected with the forest owlet and widespread among Azerbaijanis. The myth also has versions for the anadil birds and for the Yapalaq bird. In its main story, two brothers named İsa and Musa fall asleep while herding oxen in the field. On waking, they cannot find the animals. Out of fear of their cruel masters, they pray to Allah to turn them into birds. Since then the two have searched the fields for the oxen and asked each other whether they have been found. Other sources record different versions. According to one account, the birds search for İsa and Musa the peyğəmbər and call both names from dusk until dawn. In the text quoted by the journal article, the two youths ask Allah to send them a bird, and Allah sends them a bird. The expression İsa-Musa quşu is used figuratively for people who are searching for one another. S.Neklyudov interprets this kind of transformation as the reflection of the spirit in various beings, while the journal article says a change of form takes place in order to pass a certain limit.

Konteks budaya

Menurut artikel jurnal, dalam kisah semacam ini wujud diubah untuk melewati suatu batas tertentu, dan hal itu dapat dinilai sebagai inisiasi.

According to the journal article, in tales of this kind a form is changed in order to pass a certain limit, and this can be regarded as initiation.

Fakta utama

Budaya / Culture
Tradisi Turkik
Kawasan / Region
Asia Tengah & Dunia Turkik
Negara / Country
Azerbaijan
Klasifikasi / Classification
Bird

Nama lain / Alternate names

İsaq-Musaq quşu

Tahukah kamu? / Did you know?

Ungkapan İsa-Musa quşu juga dipakai secara kiasan untuk orang-orang yang saling mencari.

The phrase İsa-Musa quşu is also used figuratively for people who are searching for one another.

Makhluk terkait / Related beings

Lanjutkan